Masa sih lu kira Lefa itu cuma duduk, ngetik, terus pulang? Enggak, bro. Mau tau faktanya? Sini… Dijitak dulu.

Hari ini otak gua lumayan kayak diperas, bukan karena tugasnya susah, tapi karena kebanyakan mikir hal yang harusnya simpel tapi tetep aja ribet.
Ngerjain Kerjaan Seabrek
Jadi gini, satu tim kerja bareng, tapi masing-masing punya jobdesk. Dan kerjaan gua kaya gini nih:
1. Bikin artikel buat di Dijitak yang bakal di backlink ke Minori
Topiknya tentang kemajuan teknologi Jepang: inovasi, AI, robot, superkomputer zetta-scale, yang kalau salah nulis dikit, langsung melenceng dari branding Dijitak. Harus tajam, harus pedes, harus jujur, tapi tetap informatif.
Iya, pusing. Tapi jadi juga. Hehe
2. Bikin akun author WordPress pake email pribadi.
Biar tulisan gua punya nama sendiri, bukan admin yang misterius kayak akun bot.
3. Bikin kategori “Teknologi sama Learning Factory atau LEFA” di WordPress.
Biar artikel nggak nyangkut di kategori random kayak “uncategorized yang nggak jelas identitasnya.”
4. Install plugin LiteSpeed.
Optimasi penting, karena masa sih website edgy kayak Dijitak tapi larinya lemot? Gengsi, bro.
5. Daftarin Dijitak ke Google Bisnis.
Biar nanti orang yang nyari “cara berpikir jujur tapi pedes” nemunya ya website ini.
Tantangan Hari ini: Nulis Artikel yang Bisa di Backlink-in ke Minori TANPA Kehilangan Branding Dijitak
Ini bagian yang paling bikin mikir. Gua harus bikin artikel yang:
- Edgy ala Dijitak
- Tetep informatif
- Bisa relevan sama artikel Minori
- dan di backlink tanpa keliatan maksa
Kombinasi kayak gini tuh ibarat disuruh bikin es kopi susu rasa matcha tapi tetep rasa kopi.
Tapi ya sudahlah… otak diperas, riset dikebut, kosakata Dijitak disetel ulang. Hasilnya? Artikel jadi.
Kesimpulan
LeFa hari ini bukan tentang kerja berat, tapi lebih ke “kenapa banyak hal kecil tapi ribetnya minta ampun?” Tapi ya beginilah dunia digital: kalau nggak mau ribet, ya jangan main di sini. Yang penting, kerjaan kelar, otak aman, mood masih hidup.
Dan kalau lu masih ngira ini gampang, ya… sini, Dijitak dulu.